ANALISIS EFISIENSI AIR DENGAN SISTEM IRIGASI KENDI PADA PENANAMAN SEMANGKA DI LAHAN KERING DESA PALAMA
Abstrak
Semangka merupakan tanaman yang memerlukan penyinaran matahari secara langsung selama 24 jam, sehingga tanaman semangka banyak ditanam pada lahan kering. Kendala pertanian di lahan kering adalah ketersediaan air terbatas dan tingkat evaporasi yang tinggi, sehingga diperlukan metode yang efisien untuk memenuhi kebutuhan air tanaman salah satunya dengan penggunaan kendi sebagai alat irigasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan rancangan acak kelompok dengan perlakuan sebagai berikut P1 dengan campuran 75% tanah liat, 15% pasir, 10% dedak, P2 dengan campuran 50% tanah liat, 25% pasir, 25% dedak, P3 dengan campuran 25% tanah liat, 30% pasir, 45% dedak’’. Data hasil pengamatan menunjukan bahwa efisiensi pemberian air pada penggunaan kendi sebagai alat irigasi pada tanaman semangka diperoleh untuk perlakuan kendi P1 dengan campuran 75% tanah liat, 15% pasir, 10% dedak diperoleh nilai efisiensi sebesar 81,6%, untuk kendi P2 dengan campuran 50% tanah liat, 25% pasir, 25% dedak diperoleh efisiensi pemberian air sebesar 99,49% dan untuk kendi P3 dengan campuran 25% tanah liat, 30% pasir, 45% dedak diperoleh efisiensi pemberian air sebesar 55,14%. Berdasarkan hasil penelitian, kendi yang efisien untuk digunakan sebagai alat irigasi yakni terdapat pada P2 memiliki pori-pori yang lebih rendah dibandingkan dengan P1 dan P3, dengan efisiensi pemberian air sebesar 99,49%.
Unduhan
Referensi
Agustina, R. 2011. Pengujian Sistem Irigasi Kendi Lapindo pada Tanaman Lada Perdu (Piper ningrum L), Skripsi. Program Sarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Agus, F. 2012. Konservasi Tanah dan Karbon untuk Mitigasi Perubahan Iklim Mendukung Keberlanjutan Pembangunan Pertanian. Orasi Pengukuhan Profesor Riset Bidang Hidrologi dan Konservasi Tanah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian. Bogor, 26 September 2012. 68.
Allen, R.G., dan Pereira, L.S., & Raes, D., Smith, M. 1998. Crop Evaporatranspiration-Guidelines for Computing Crop Water Requirements-FAO Irrigation and Drainage Paper No. 56. Rome (IT): Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Penerbit IPB (IPB Press). 472.
Badan Litbang Pertanian. 2011. Road Map Strategi Sektor Pertanian Menghadapi Perubahan Iklim (Revisi). Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Kementerian Pertanian.
Cai Y, Zhao X, Wu P, Zhang L, Zhu D, Chen J, Lin L. 2019. ScienceDirect Ceramic patch type subsurface drip irrigation line : Construction and hydraulic properties. Biosyst Eng. 182(26):29–37.
Choir, A.A. 2012. Rancangan dan Uji Coba Otomatisasi Irigasi Kendi, Skripsi (dipublikasikan). Program Sarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Nasarudin M, Abdullah SH, Putra GD. 2020. Sistem Kendali Penggunaan Air Irigasi Dengan Aplikasi Smartphone Berbasis Kelembaban Tanah Control System Of Irrigation Water Utilization Using Smartphone Application Based On Soil Moisture. J Tek Pertan Lampung. 9:248–256. doi:10.23960/jtep-l.v9i3.248-256.
Saleh, E. 2000. Kinerja Sistem Irigasi Kendi untuk Tanaman di Daerah Kering, disertasi (dipublikasi). Program Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Saleh, E. dan B.I. Setiawan. 2001. Sistem Irigasi Kendi pada Budidaya Tanaman Cabai. Prosiding Seminar Nasional. Pengelolaan Sumberdaya Alam untuk Mencapai Produktivitas Optimum Berkelanjutan. Volume II. Bandar Lampung, 26 – 27 Juni 2001. Universitas Lampung. Bandar Lampung. Hlm: 607 – 612
Saleh, E., B.I., Setiawan, dan Dedi K. Kalsim. 2002. Aplikasi Irigasi Kendi pada Budidaya Tanaman Cabai Keriting. Prosiding Seminar Optimasi Pemanfaatan Air Irigasi di Tingkat Usahatani menuju Pertanian Modern. Bekasi, 172-179.
Setiawan, B.I. 1998. Sistem Irigasi Kendi untuk Tanaman Sayuran di Daerah Kering. Laporan Riset Unggulan Terpadu IV. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor. 125 hlm
Siti Zainab, Agung Widya Wardhana, Baharuddin1, Zainal Arifin, Wawan Apzani B, Azizah Haryantini, Mirfatul Hidayah IMS. 2024. Jurnal PADAMU NEGERI. 5(1):35–42.
Yuswari E, Kadir MZ. 2016. Aplikasi Sistem Irigasi Bawah Tanah (Sub-Irrigation) Dengan Memanfaatkan Limbah Cair Pabrik Karet Sir 20 Sebagai Air Irigasi Pada Pertumbuhan Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill) Sub-Irrigation Application Using Liquid Waste From Crumb Rubber Production On Tomato Plants. 5(1):25–34.


